Langsung ke Konten
Kembali ke Seri Wahyu
01 WAHYU 6

Keenam Meterai Pertama Dibuka

Seri Pengajaran Wahyu

Materi Pengajaran

Baca, renungkan, dan pelajari materi ini.

Bagikan

Wahyu 6:1 (TB)  Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: "Mari!"        

Wahyu 6:1-5 adalah tentang pembukaan meterai 1-5. Sebelum pembukaan meterai 1-5 terjadi nanti akan didahului perjanjian besar yang dibuat manusia yang berlangsung selama 7 tahun. Dan ini menjadi tanda munculnya antikris dan dimulainya masa kesusahan besar. 

Sebuah perjanjian damai yang seolah olah mendatangkan kebaikan (dari sudut pandang dunia) tapi sebenarnya menjadi awal dari berbagai malapetaka dibumi.  Bila anda berhikmat anda bisa mencari perjanjian itu di google atau di banyak link, perjanjian itu sudah digembar gemborkan tapi belum bisa terlaksana. Oleh perjanjian itu Bapa Yahweh menjadi sangat murka maka menjadi pembuka dari masa kesusahan besar. 

Elohim Israel  telah memberikan tanah Yerusalem itu kepada keturunan Abraham tapi oleh si antikris tanah itu dibagi menjadi 2 dan diberikan kepada bangsa bangsa yang tidak mengenal Bapa Yahweh 

Daniel 9:27 (TB) Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu." 

Wahyu 6:2 (TB) Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan. 

Dia adalah antikris, seseorang yang kelihatannya sangat baik, dilambangkan dengan kuda putih, dia sangat pintar, kaya dan bisa memberikan solusi solusi besar untuk masalah masalah didunia sehingga dia menjadi panutan dan di puja puja, tapi itu hanya sementara. 

Dia juga seperti mesias bagi bangsa lsrael karna membuka jalan bagi terbukanya pembangunan bait suci yang ketiga. Tapi di pertengahan 7 th  itu dia akan menghiati bangsa lsrael dengan menghentikan korban bakaran di bait suci. Ini menjadi tanda awal dimulainya 3 ½  th yang kedua masa kesusahan besar. Rencana antikris adalah penghentian korban bakaran, pemasangan chip 666, menghasut negara negara untuk menyerang lsrael (perang harmagedon). 

Wahyu 6:3 (TB)  Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk yang kedua berkata: "Mari!" 

Wahyu 6:4 (TB) Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar. 

Wahyu 6:3-4 meterai kedua dibuka: Muncul kuda merah padam yang penunggangnya membawa pedang besar. Merah padam artinya kemarahan dan kebencian. Akan terjadi perang besar (perang antara raja utara dan raja selatan bersekutu) melawan negara anti kris (kerajaan besar). Ini terjadi di 3 ½ th pertama masa kesusahan besar. Kalo sekarang sudah ada perang,  itu belum apa apa, besok dimasa kesusahan besar perang dimana mana. 

Dan di 3 ½  th kedua terjadi perang harmagedon (perang dunia) banyak negara besar menyerang lsrael dan lsrael sendirian. Damai sejahtera diambil dan banyak korban yang mati dari perang itu. 

Wahyu 6:5-6 (TB) Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu." 

Wahyu 6:5-6, meterai yang ketiga dibuka: Muncul kuda hitam dan yang menunggangi membawa timbangan, serta terdengar suara secupak gandum sedinar dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu. Artinya : 

*Kuda hitam lambang kematian 

*Timbangan lambang penghakiman 

*Gandum lambang anak Tuhan 

*Jelai lambang anak dunia 

*Minyak lambang urapan (hamba yang diurapi ) 

*Anggur lambang darah Tuhan Yeshua (orang yang percaya Kristus) 

Pada pembukaan meterai ke tiga akan terjadi kesulitan ekonomi yang sangat parah, kalo kita pernah mengalami krisis ekonomi di saat pandemi, lndonesia tidak begitu parah ya tapi di luar negeri kemarin krisis ekonomi sangat parah dan itu belum seberapa dibanding krisis ekonomi nanti di pembukaan meterai ketiga. 

Secupak gandum sedinar dan tiga cupak jelai sedinar artinya bahan makanan sangat mahal, secupak itu satu liter harganya sedinar (upah sehari) bayangin kalo beras satu liter seharga upah sehari sekarang kira kira 100 ribu, mahal kan? itupun harus antri tidak peduli pejabat atau orang miskin semua sama sulitnya mendapatkan makanan. Bisa dibilang krisis ekonominya seperti krisis pangan dan terjadi kelaparan. 

Secupak gandum sedinar dan tiga cupak jelai sedinar. Artinya, penghakiman Elohim yang berupa perang, bencana alam dan penyakit dimasa 3 ½  th pertama dibatasi Elohim hanya untuk orang orang berdosa/fasik atau ada perbedaan perlakuan antara orang benar dan orang fasik. 

Wahyu 6:7 (TB)  Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: "Mari!" 

Wahyu 6:8 (TB) Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.  

Wahyu 6:7-8, saat meterai ke empat dibuka disurga. Muncul kuda hijau kuning dan kepadanya diberi kuasa untuk membunuh 1/4 penduduk dunia. Kuda hijau kuning artinya maut / kerajaan maut.  Kematian akan melanda bumi lewat perang, kelaparan, penyakit sampar dan serangan binatang binatang buas. Nanti ada bangkai orang dimana mana dan bangkai itu juga menjadi sumber penyakit baru, sungguh sangat mengerikan. Jika kita melihat itu semua sesudah ditanda tanganinya perjanjian damai lsrael palestina berarti meterai ke 4 telah dibuka disurga. 

Wahyu 6:9 (TB) Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Elohim dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. 

Wahyu 6:9, Saat meterai ke lima dibuka terjadi penganiayaan dan pembunuhan orang orang percaya dan orang orang yang bersaksi tentang Kristus, termasuk hamba hamba Tuhan. 

Wahyu 6:10 (TB) Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?" 

Wahyu 6:11 (TB) Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka. 

Jiwa mereka  berteriak minta tolong tapi Tuhan bilang tunggu sampai jumlahnya genap dan kepada mereka diberikan jubah putih (jubah keselamatan). Penganiayaan anak anak Tuhan sekarang ini baru sampai taraf benci dan sedikit aniaya, tapi besok saat meterai 5 dibuka banyak  anak anak Tuhan yang dibunuh dengan sangat kejam karna membela imannya dan  melawan peraturan antikris. Sekarang cukup dengan darah Kristus kita bisa selamat asal kita taat, kelak darah Kristus saja tidak akan cukup, mereka harus menggunakan darah mereka sendiri untuk bisa mengimani Kristus karna masa kasih karunia Tuhan telah ditutup. Mau selamat harus jadi martir dulu. 

Maka saya mau ingatkan anda semua saudaraku, jika sekarang masih masa damai, masih masa kasih karunia, carilah Tuhan dengan ketaatan supaya tidak ketinggalan. Kalo dimasa damai ini saja saudara tidak bisa menjaga iman dan ketaatan saudara, apalagi disaat susah dan penuh kekejaman nanti, hanya dengan menjadi martir baru bisa selamat dalam hidup kekal.  Jadi silahkan koreksi diri masing masing dan berjuang. 

Wahyu 6:12-14 (TB) Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang. Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya. 

Wahyu 6:12-14 saat meterai ke 6 dibuka. Terjadi gempa bumi global (gempa megatrust),  matahari menghitam seperti karung rambut dan bulan merah seperti darah dan banyak asteroid jatuh ke bumi. Inilah yg disebut siksaan maha dahsyat oleh Tuhan Yeshua di (matius 24:29-31). 

Matius 24:29-31 (TB) "Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain. 

Masa pengangkatan/rapture didahului dengan semua tanda diatas, namun Tuhan Yeshua melindungi semua Anak-anakNya. Baru setelah ada bencana besar inilah terjadi pengangkatan, supaya anak anak Tuhan tidak merasakan susahnya hidup setelah mega bencana itu. Dan peristiwa ini dilihat oleh seluruh manusia di bumi, mereka merasakan kacaunya bumi dan melihat penyelamatan orang orang benar. Maka takutlah semua yang telah membenci dan menolak Kristus, mereka menyadari bahwa selama ini yang mereka tolak, yang mereka benci ternyata benar benar juruselamat, tapi saat mereka menyadari sudah terlambat, waktu tak bisa diulang. 

Wahyu 6:15-17 (TB)  Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung.  Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: "Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu." Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan?  

Semua yang tertulis di kitab Wahyu Ini bukan dongeng tapi firman Elohim dan semuanya akan digenapi. Maha benar Bapa Yahweh dengan segala firmanNya. Amin 

 

Selesai Membaca

WAHYU 6

Episode Lainnya

Pelajari • Renungkan • Hidupi

Kiranya setiap pengajaran membawa kita semakin memahami kebenaran firman dan maksud Bapa Yahweh.