Langsung ke Konten
Kembali ke Seri Wahyu
03 WAHYU 1

Episode 3: Penglihatan di Pulau Patmos

Seri Pengajaran Wahyu

Materi Pengajaran

Baca, renungkan, dan pelajari materi ini.

Bagikan

 

Wahyu 1:9-11 (TB)  Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Elohim dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus. Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala, 

katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia." 

Yohanes ada di pulau Patmos diasingkan karena dia tidak berhenti memberitakan Injil, bahkan sampai digoreng  diminyak panas tidak mati, orang Roma kebingungan cara membunuhnya  dan akhirnya dibuang di pulau Patmos. 

Pada saat hari Tuhan (Saat hari ibadah, dan dia sedang beribadah) tiba-tiba dibelakangnya terdengar suara seperti bunyi sangkakala dan ada suara nyaring sperti bunyi sangkakala. 

Kita bisa membayangkan keadaan Yohanes saat itu pasti kaget campur takut. Untung sekarang kita sudah sering latihan dengar bunyi sofar ya, semoga besok saat Tuhan datang dan terdengar suara sangkakala kita tidak takut lagi melainkan sukacita. 

Wahyu 1:12 (TB)  Lalu aku berpaling untuk melihat suara yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas. (Tujuh kaki dian emas itu menorah emas) atau pelita. Artinya gereja Tuhan yang memberikan terang bagi dunia.) 

Wahyu 1:13 (TB)  Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas.  (Ini Tuhan Yeshua dengan pakaian seorang imam besar (dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas) artinya Tuhan Yeshua menjadi imam besar kita di surga sebagai perantara kita dengan Bapa Yahweh.) 

Wahyu 1:14-15 (TB)  Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.  Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah.  

Tampilan Tuhan Yeshua tidak seperti yg dilihat Yohanes biasanya. Rambutnya putih mentah artinya hikmat yang luar biasa, banyak orang sibuk mencari konselor dan membayar mahal, mengapa tidak konsul sama Tuhan Yeshua melalui Alkitab. 

Bahkan para ahli sudah membuktikan dari survei mereka bahwa orang yang membaca Injil bisa berubah jadi pintar dan orang yang suka lihat film porno bisa menjadi bodoh. Kita yg sudah paham hal ini kalo masih malas baca Alkitab (kebangetan). 

MataNya bagaikan nyala api, artinya Tuhan Yeshua sangat keras kepada para musuhnya. 

KakiNya mengkilap bagaikan tembaga yang membara artinya memancarkan keilahianNya dan suaraNya bagaikan desau air bah (artinya suaranya menderu melambangkan ketegasan). 

Wahyu 1:16 (TB)  Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik. 

Tujuh bintang yang dimaksud adalah para pemimpin gereja atau pastorNya dan dipegang ditangan kananNya, artinya para pemimpin itu berada dalam kendalinya Tuhan, (dipegang Tuhan ya). 

Membayangkan saja kita jadi ikut gemetar, apalagi Yohanes yang langsung lihat, karena terlalu takut dan terlalu muliaNya penampilan Tuhan Yeshua, Yohanes langsung tersungkur seperti orang mati. 

Jangan lupa Yohanes itu murid yang paling dikasihi Tuhan sampai di Injil dituliskan dia menyandarkan kepalanya di bahu gurunya. Sedekat itu saja bisa ketakutan saat melihat Tuhan Yeshua dalam kemuliaan. Maka kita jangan sok kenal dengan Tuhan Yeshua lalu memberikan sikap yg tidak sopan saat berdoa (Ini tolong diperhatikan hormatlah saat kita doa). 

Tapi Tuhan Yeshua selalu baik Dia bilang ke yohanes jangan takut, dan menyuruh Yohanes menuliskan semuanya baik peristiwa yang terjadi saat itu maupun yang akan datang 

Wahyu 1:17-19 (TB)  Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! 

Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. 

Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini. 

Wahyu 1:20 (TB)  Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat." 

Kaki dian atau menorah maksudnya adalah ketujuh jemaat Tuhan atau gereja. 

Dan ketujuh bintang artinya malaikat jemaat atau penatua atau pendeta atau gembala. 

Selesai Membaca

WAHYU 1

Episode Lainnya

Pelajari • Renungkan • Hidupi

Kiranya setiap pengajaran membawa kita semakin memahami kebenaran firman dan maksud Bapa Yahweh.